Pemaksaan pungutan uang
Kemarin saya belanja ke Giant Kalibata. Beli DVD-R seharga Rp 8.900. Saya bayar pake uang Rp 10.000. Kasir nanya "Mau sumbang uang Rp 100 ke charity?" Saya bilang tidak. Dia tetap kembalikan uang Rp 1.000, bukan Rp 1.100. Saat saya tanya "Kok kembalinya Rp 1.000, mana Rp 100"? Jawabnya "Disumbangin ke charity Pak".
Giant Kalibata kelihatannya dengan sengaja tidak lagi mau mengembalikan uang Rp 100, Rp 200, semuanya yang di bawah Rp 1.000. Coba lihat kertas kecil di kasir mereka.
Saya merasa ini adalah pemaksaan pungutan. Sahkah ini? Mana YLKI?
Bernaridho

3 Comments:
hai apa kabar? aku yang di facebook dengan nama Yoga Wibowo Aji . Ngomong-ngomong ini blog baru ya, ko postingnya masih sedikit. Kalau bisa posting tentang pemrograman nusa ya. Komentar aku tentang pemaksaan pungutan uang ini tidak sesuai aturan dan harus di laporkan.
Halo Yoga,
Komentar tentang Nusa difokuskan untuk dimuat di www.bernaridho.net, bukan di weblog ini. Tapi akan saya post juga beberapa entri tentang Nusa di sini
Memang seperti itu kenyataannya di negara kita. Ada sebuah ****maret di dekat rumah saya yang hampir mirip seperti itu. Uang kembalian di bawah Rp 500 diganti dengan permen. Tapi anehnya ketika kita kurang di bawah Rp 500 lalu kita memberikan permen itu tadi, eh malah ditolak.
Post a Comment
<< Home